Penghayatan Akan Kristus

Renungan Rabu 3 Mei 2017, Pesta St. Filipus dan Yakobus, Rasul

Bacaan: 1Kor. 15:1-8; Mzm. 19:2-3,4-5; Yoh. 14:6-14

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Salam damai untuk kita semua para umat kesayangan Kristus! Pada hari ini kita masih berada dalam minggu perayaan paskah, di mana kita bersama masih dalam masa sukacita akan kemenangan Kristus dalam mengalahkan maut. Pada hari ini, Tuhan hendak menegaskan akan siapa diri-Nya kepada kita semua. Dalam bacaan Injil, Tuhan menegaskan kembali akan identitasnya sebagai Allah Tritunggal kepada Filipus. Melalui peristiwa ini, Tuhan sebenarnya ingin mengingatkan kembali apakah kita semua sebenarnya hingga saat ini sudah memiliki iman atau belum akan siapa Tuhan yang selama ini kita sembah.

Saya teringat akan sharing seseorang yang pernah memutuskan untuk sebagai full-timer dan meninggalkan studi dan pekerjaannya. Pada waktu itu, saya merasa bahwa dia adalah seorang yang cukup berani untuk menyadari panggilannya dan memutuskan untuk hidup radikal bersama dengan Tuhan. Setelah waktu berlalu, saya mendapati dia kecewa akan Tuhan dan meninggalkan gereja. Menanggapi hal tersebut, saya tergelitik untuk mengetahui apa yang membuat teman saya ini kecewa hingga meninggalkan gereja dan dengan mudahnya teman saya menjawab bahwa gereja saat ini tidak mengajarkan kebenaran dan hanya mempromosikan surga yang dia tahu akan kebenaran atas surga tersebut.

Saudara-saudara yang saya kasihi, berapa dari pada kita saat ini mungkin sedang dalam fase krisis kepercayaan akan Kristus dan surga? Seperti Filipus yang mulai mempertanyakan siapa Yesus serta Bapa, hal seperti ini pun dapat terjadi kepada kita saat kita hanya menjadikan Yesus serta surga adalah sebagai pengetahuan dan bagian dalam sejarah. Pada hari ini, Tuhan sendiri sedang mengingatkan seberapa besar iman dan kepercayaan kita akan Yesus sebagai jalan kebenaran dan satu-satunya yang membawa kita semua akan kehidupan yang kekal. Mari kita tingkatkan hubungan kita semua dengan Yesus dengan cara merenungkan lebih dalam kembali akan siapa pribadi Yesus melalui kitab suci serta memperkuat atau menambah frekuensi relasi kita dengan Tuhan melalui doa pribadi. Puncak penghayatan akan kisah Kristus sendiri juga dapat kita jumpai dalam perayaan Ekaristi. Mari bersama kita boleh menjadikan Yesus sebagai Tuhan kita yang membawa kita dalam keselamatan dan bukan sebagai pengetahuan saja dengan memiliki relasi yang erat serta melaksanakan setiap firman-Nya. (LTM)

Image result for john 14:6