Kesaksian Serempak

Renungan Senin 22 Mei 2017

Bacaan: Kis. 16:11-15; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Yoh. 15:26 – 16:4a

Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. (Yoh 15:26-27)

Saudara saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus, selama Pekan Paskah ini kita diingatkan betapa luar biasa penyertaan Tuhan kepada kita semua yang percaya kepada-Nya.

Dalam bacaan pertama kita belajar dari Rasul Paulus yang selalu berelasi dengan Tuhan Yesus untuk mewartakan Kabar Sukacita. Paulus mengikuti jalan Tuhan dan dia menginjili para perempuan di tepi sungai dan pada saat itu seorang wanita yang bernama Lidia menjadi percaya kepada Tuhan dan ia membawa serta seluruh keluarganya. Selanjutnya Lidia membantu karya pewartaan Paulus dan ia menjadi saksi Kristus.

Tuhan Yesus ingin kita bersaksi, ingin kita menjadi saksi Kristus.
Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa akan bersaksi tentang kebenaran dan tentang Yesus.
Kita semua, murid-murid Yesus, juga harus bersaksi tentang kehidupan kita bersamaTuhan Yesus.

Menjadi murid Yesus, harus memiliki kualitas hidup yang baik meskipun kita akan menghadapi banyak tantangan. Justru ketika kita menjadi pembawa kebaikan, kita menjadi lawan bagi dunia, yaitu dunia yang penuh dengan hal-hal negatif. Inilah tantangan kita untuk melawan arus dunia.

Jangan takut, karena Tuhan Yesus sudah mengirim Roh Kudus untuk memimpin jalan hidup kita, maka kita harus menghadapinya dengan berani. Apapun boleh terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari tetapi jika kita taat kepada Tuhan Yesus dan menghadapi segala hal dengan kuat kuasa Roh Kudus, maka semuanya menjadi indah sesuai dengan rencana Tuhan. Roh Kudus bersaksi dari surga dan kita murid-murid Yesus harus meneruskan kesaksian itu di dunia. Kesaksian itu dikatakan berjalan serempak sebagai sentuhan dan jawaban, tarikan dan tanggapan. 

Roh Kudus yang berprakarsa dan kita menanggapinya sehingga terjadi gerak kita bersama Roh Kudus, bersaksi tentang kebaikan Tuhan. Jangan takut, jangan kuatir, Tuhan Yesus senantiasa menyertai kita semua.

Doa: Tuhan Yesus Kristus, curahkanlah Roh Kudus masuk merajai hati kami para murid-Mu, sehingga kami tetap setia mewartakan Kabar Sukacita-Mu dan tidak takut menghadapi tantangan serta kekecewaan di dalam hidup kami sehari-hari. Terima kasih Tuhan. Amin.

MGND

Image result for John 15:26-27