Berjalan Bersama Yesus

Renungan Minggu 14 Mei 2017

Bacaan: Kis. 6:1-7; Mzm. 33:1-2,4-5,18-19; 1Ptr. 2:4-9; Yoh. 14:1-12

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yoh 14:6)

Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus menyatakan dirinya bahwa: “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup…“. Kalau kita tahu bahwa Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, lalu apa yang membuat kita ragu untuk melangkah di dalam Yesus. Mari kita renungkan, apa yang kita cari di dunia ini. Ke mana arah tujuan kita setelah selesai berziarah di dunia.

Dalam bacaan Injil hari ini Yesus juga menjelaskan bahwa Yesus sedang pergi ke rumah Bapa untuk menyiapkan tempat bagi kita, dan Ia juga berjanji akan datang kembali untuk membawa kita ke rumah Bapa. Dari sini kita bisa melihat bahwa Allah menghendaki kita kelak tinggal bersama-Nya. Dapat kita simpulkan bahwa tujuan kita adalah bersatu dengan Bapa. Untuk itulah Yesus menegaskan “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup”.

Untuk sampai kepada persatuan dengan Bapa, tidak ada jalan lain kecuali melalui Yesus. Maka mari kita mulai memperbaharui langkah kita, yang semula hanya melangkah untuk kepentingan kita sendiri, hanya melangkah menurut pikiran sendiri, sekarang mari melangkah di dalam Yesus sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup agar hidup kita bisa sampai kepada persatuan dengan Allah.

Banyak orang hidup tanpa tujuan, sehingga langkahnya tak tentu arah, kadang mereka aktif dalam sebuah komunitas, semangat dalam pelayanan, tetapi begitu ada masalah dalam komunitas, ada rintangan dalam pelayanan segera mereka kehilangan semangat. Ada juga yang aktif tetapi karena keaktifannya, menjadi lupa kalau Yesuslah jalan. Sehingga mereka merasa bahwa merekalah yang paling benar dan merekalah yang harus diikuti. Tanpa disadari keaktifannya menjadikan mereka jauh dari Yesus sang Jalan, Kebenaran, dan Hidup.

Kita sebagai murid-murid Yesus, hendaknya selalu melangkah di dalam Yesus. Pikiran, perasaan, sikap dan tindakan kita semakin serupa dengan Yesus, sehingga kita bisa mengantar banyak orang menemukan jalan dan sampai kepada kehidupan bersama Bapa. Jangan ragu berjalan di dalam Yesus. Amin. (FXG)

Related image