Tuhan Harapan dan Kekuatan

Renungan Jumat 14 April 2017, JUMAT AGUNG

Bacaan: Yes. 52:13-53:12; Mzm. 31:2,6,12-13,15-16,17,25; Ibr. 4:14-16; 5:7-9; Yoh. 18:1-19:42

HANYA TUHAN SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATANKU

Mazmur 31:2, 25
Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

Ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah yang cukup berat, kadang kita akan merasa kebingungan tidak tahu harus berbuat apa, marah, putus asa, dan banyak perasaan negatif lainnya bisa saja muncul. Kita merasa ditinggalkan oleh semua orang, dan sepertinya tak ada lagi teman atau saudara yang peduli dengan kita. Kita merasa sendiri dan yang lebih parah lagi, kita kemudian menarik diri menjauh dari semua orang, bahkan menarik diri dari Tuhan, satu-satunya Pribadi yang sebenarnya pasti bisa menolong kita akan kita membuka diri dan mau meminta tolong kepada-Nya.

Pemazmur mengingatkan agar ketika berada dalam kesesakan, ketika kita butuh pertolongan dalam hal apa pun juga, kita seharusnya berlindung hanya pada Tuhan. Dia yang Maha Kuasa dan Maha Adil pasti akan menolong kita dan tak akan membuat malu anak-anak-Nya yang setia berharap kepada-Nya. Dalam pengharapan itu, kita harus terus menguatkan dan meneguhkan hati kita, tetap percaya kepada-Nya sampai pertolongan-Nya datang.

Beberapa waktu yang lalu, aku bingung bagaimana harus menyelesaikan sebuah tugas yang diberikan kepadaku. Waktu sudah semakin mendekati deadline dan aku masih tidak tahu bagaimana cara tugas itu harus aku kerjakan. Sudah kucoba bertanya kepada beberapa teman, namun tak satu pun jawaban mereka yang bisa membantu aku menyelesaikan tugas ini. Data yang dibutuhkan sudah ada, namun aku bingung bagaimana mengolah data itu menjadi suatu hasil akhir. Aku merasa akan menjadi hal yang memalukan kalau sampai tugas ini tidak bisa aku selesaikan. Beberapa tahun yang lalu aku pernah punya contoh bagaimana data terus harus diolah. Namun sudah beberapa hari ini aku cari contoh itu tetap saja tidak ketemu. Aku kemudian hanya bisa pasrah dan berserah pada Tuhan. Sampai  akhirnya 2 hari yang lalu tiba-tiba cara pengolahan data itu muncul sendiri di hadapanku sehingga kemarin akhirnya tugas itu dapat aku selesaikan dengan baik, padahal deadlinenya masih 1 minggu lagi.

Ada kemungkinan pertolongan itu kita terima dengan cepat. Namun bisa juga butuh waktu lebih lama karena mungkin Dia masih mau menguji hati kita apakah kita benar-benar berharap kepada-Nya. Namun sekali lagi kita harus tetap yakin dan percaya bahwa pertolongan-Nya tak akan pernah datang terlalu cepat atau terlalu lambat. Pertolongan-Nya akan datang tepat pada waktu-Nya.

Doa: Tuhan, kuatkan aku dalam menghadapi segala pencobaan yang Kau bolehkan hadir dalam hidupku. Kuserahkan semuanya ke dalam tangan-Mu karena aku yakin bahwa hanya di dalam-Mu ada jawaban atas semuanya itu. Amin. (LCEST) 

Image result for strength and hope