Percaya Total

Renungan Kamis 6 April 2106

Bacaan: Kej. 17:3-9; Mzm. 105:4-5,6-7,8-9; Yoh. 8:51-59

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, dalam bacaan pertama kita diingatkan bahwa perjanjian antara Tuhan dan manusia itu bukan perjanjian antara dua pihak yang sama. Tetapi Tuhan mau merendahkan diri, mengikatkan diri pada manusia, setia tanpa pamrih, karena sangat besar cinta-Nya kepada kita semua.

Dalam Perjanjian Lama, Allah mengadakan perjanjian dengan Abraham dan keturunannya. Allah sangat peduli terhadap umat-Nya dan Allah memperbaharui itu dalam diri Yesus Kristus menjadi Perjanjian Baru dan kekal. Allah ingin kita benar-benar percaya total karena selama-lamanya Tuhan ingat akan perjanjian-Nya.

Memang tidak mudah.untuk percaya. Apalagi jika kita tidak melihat atau mengalaminya. Bagi orang yang belum pernah melihat atau mengalami naik kereta bawah tanah pasti tidak akan percaya bahwa ada kereta bawah tanah.

Kita semua orang Kristen, diajak untuk percaya total kepada Yesus yang belum pernah kita lihat. Kita harus percaya total agar kita bisa mengerti bahwa Yesus adalah Putra Allah yang hidup yang selalu mengasihi kita.

“Sesungguhnya, sebelum Abraham jadi, Aku ada.”

Yesus menyatakan pewahyuan yang paling tinggi tentang siapa diri-Nya karena orang-orang Yahudi mendesak dan tidak percaya kepada-Nya.

Seringkali kita juga masih kurang percaya kepada Yesus, sehingga jika kita mengalami hal yang tidak enak, sulit, tidak menyenangkan, kita mudah menjadi galau, sedih, bahkan mencari kuasa atau kekuatan lain yang kita pikir bisa menolong kita.

Suatu ketika saya mengalami kasih Tuhan yang luar biasa dan pengalaman saya tersebut rasanya sulit dipercaya ,tidak masuk akal. Di rumah saya setiap Senin pertama dan ketiga ada Pendalaman Alkitab lebih kurang dua puluh orang. Setiap Selasa ketiga ada Persekutuan Doa Oikumene lebih kurang lima puluh orang. Setiap selesai pertemuan kami makan bersama dengan menu sederhana. Saya sangat heran karena beras saya tidak habis-habis padahal terus dipakai untuk makan orang banyak. Biasanya saya beli beras bersamaan waktunya dengan koster dan pembantu saya. Seringkali beras mereka habis tapi beras di rumah saya belum habis. Semua orang juga merasa heran, aneh tapi nyata dan saya percaya total itu kasih karunia Tuhan.

Saudara terkasih, marilah kita benar-benar menyerahkan diri kepada Tuhan meskipun kita tidak melihat. Percaya total. Jika kita bisa percaya total pasti kita bisa mengerti bahwa Yesus adalah Allah dan kita bisa semakin mengenal Yesus secara pribadi dan mengalami kasih-Nya.

Doa: Tuhan Yesus Kristus, tambahkanlah iman kami agar kami semakin mengenal-Mu dan mengalami kasih setia-Mu setiap saat. Terima kasih Tuhan. Amin.

MGND

Image result for John 8:58