Jangan Meremehkan Tuhan

Renungan Rabu 1 Februari 2017

Bacaan Ibr. 12: 4-7,11-15; Mzm. 103:1-2,13-14,17-18a; Mrk. 6:1-6

Shalom selamat pagi para sahabat.

Meremehkan, adalah suatu tindakan yang dilakukan karena beberapa sebab. Di antaranya karena merasa sudah tahu. Sering di dalam hidup kita meremehkan sesuatu, suatu saat saya bertemu dengan teman-teman lama waktu SD dan SMP.

Sekalipun ketemunya lewat media sosial (medsos), tapi rasanya senang sekali. Mereka masing-masing memajang foto pribadi di medsos. Ada yang masih saya ingat, tapi banyak juga yang sudah lupa. Di tengah euforia mengenang kenakalan dan keisengan masa kecil, tiba-tiba ada seorang teman yang mengajak membentuk grup baru yang tujuannya untuk baca Alkitab setiap hari. Aturannya cukup keras, baca tiga pasal setiap hari. Singkat cerita, usul ini disambut dengan baik dan disepakati pada tanggal tertentu akan mulai baca Alkitab. Ketika saya melihat nama-nama yang menjadi anggota di grup baca Alkitab, ada perasaan meremehkan, saya berpikir apakah mungkin mereka yang tidak biasa baca Alkitab, akan bisa setia. Ada rasa sombong yang muncul. Tetapi setelah berjalan beberapa hari, saya melihat perjuangan dari teman-teman yang tidak biasa baca Alkitab ini. Mereka bahkan dengan setia lapor setiap pagi. Penyebabnya adalah beberapa orang terus memberikan semangat kepada mereka yang kesulitan untuk melanjutkan. Saya sungguh bersyukur dan merasakan manfaatnya, saya tidak lagi meremehkan grup baca Alkitab ini.

Sahabat, Injil hari ini juga memberikan pelajaran yang berharga bagi kita. Saat kita meremehkan kuasa Tuhan, maka dikatakan “Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana….”

Mari ijinkan Tuhan Yesus berkuasa atas hidupmu, jangan pernah meremehkan Tuhan, jangan sok tahu atas rencana Tuhan, karena pasti Tuhan Yesus akan berikan yang terbaik bagi kita semua.

Selamat beraktivitas, jadikan Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang berkuasa atas hidup kita, ijinkan Dia melakukan banyak mujizat dalam hidup kita.
Tuhan Yesus memberkati.

JSW