Melakukan Kehendak Tuhan

Renungan Selasa 24 Januari 2017

Bacaan: Ibr. 10: 1-10; Mzm. 40:2,4ab,7-8a,10,11; Mrk. 3:31-35

Yesus menekankan perlunya kita melakukan kehendak Allah bila ingin menjadi saudara saudari atau ibu-Nya. Saudara berarti lebih dari sekedar orang yang dekat, berarti keluarga, berhak menerima warisan surgawi. Berada di dekat Yesus seperti orang-orang yang sedang mengerumuni Dia, tidak cukup untuk disebut saudara Yesus. Harus sampai tahap melakukan kehendak Allah.

Banyak orang sebenarnya mengetahui mana yang menjadi kehendak Allah tetapi tidak melakukannya. Hal ini disebabkan karena kedagingan yang kuat, godaan duniawi dan setan. Kita memerlukan pertolongan Roh Kudus dan sesama kita agar dapat melakukan kehendak Allah. Contoh sederhana, Tuhan ingin kita mengasihi sesama seperti Tuhan mencintai kita (Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. – Yoh 13:34). Saya harus berjuang keras untuk dapat mengasihi sesama terutama mereka yang menjengkelkan atau pernah menyakiti hati. Hanya dengan bantuan Allah Roh Kudus dan teman-teman dalam komunitas saya bisa belajar mengasihi sesama seperti Tuhan mengasihi saya.

Kehendak Tuhan yang mana yang sudah saya lakukan hari ini?

ARFW