Bersama Datang Pada Yesus

Bersama Datang Pada Yesus
Renungan Senin 5 Desember 2016
Bacaan: Yes. 35:1-10; Mzm. 85:9ab-10,11-12,13-14; Luk. 5:17-26

Bacaan Injil Lukas hari ini mengenai perikop tentang orang lumpuh yang disembuhkan. 

Luk 5:18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakannya di hadapan Yesus.

Beberapa orang berarti lebih dari satu orang, boleh diartikan suatu komunitas, mereka datang bersama-sama mengusung orang yang lumpuh untuk dapat bertemu dengan Yesus.

Pada keadaan sekarang ada banyak komunitas di sekeliling kita, kalau kita perhatikan ada komunitas yang positif, ada juga yang negatif. Tentunya komunitas yang positif menuntun kita menuju kepada yang baik, untuk dapat bertemu/mengalami kebersamaan dengan Yesus.

1. Pentingnya punya komunitas dalam Yesus.

Di dalam hidup menggereja kita menemui beberapa komunitas misalnya, Legio Maria, Lingkungan, Wilayah, Wanita Katolik , Persekutuan Doa, SEP/KEP (Sentra/Kursus Evangelisasi Pribadi). 

Melalui komunitas kita saling menolong kalau ada teman kita punya masalah/sakit, misalnya orang lumpuh dalam bacaan Injil di atas. 

Melalui komunitas kita belajar dan bertumbuh bersama dalam iman. Serta menghayati dan mengalami kebersamaan dalam Allah.

Melalui komunitas kita bersama-sama dipakai Tuhan untuk mengasihi dan menolong orang lain yang membutuhkan.

2. Perlu suatu perjuangan/usaha untuk datang pada Yesus .

(Ayat 19) mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan
banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap
itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang
banyak tepat di depan Yesus.

Bersama-sama dengan teman, mereka berusaha dengan segala macam cara dan berjuang tak kenal putus-asa yang sering kali tidak dapat kita lakukan sendiri, seperti halnya orang lumpuh membutuhkan pertolongan teman-temannya untuk dapat naik ke atap rumah, membongkar dan menurunkan dengan hati-hati

3. Yesus punya kuasa untuk mengampuni dosa dan menyembuhkan.

(Ayat 24) Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia
berkuasa mengampuni dosa” –berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah
ke rumahmu!”

4.Suka cta yang melimpah sambil memuliakan Allah

(Ayat 25) Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu
mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan
Allah.

Mengalami perjumpaan dengan Yesus memdapatkan kesembuhan fisik maupun kesembuhan batin. Buah dari perjumpaan dengan Yesus mengalami suka cita yang sifatnya kekal. Sehingga kita ingin mengabarkan suka cita ini kepada setiap orang yang kita jumpai.

Pada saat mama saya dipanggil Tuhan , segalanya pasti menyedihkan dan merepotkan. Tapi teman-teman Gereja dan terutama keluarga besar SEP banyak membantu dan meringankan beban. Saya sangat bersyukur karena semua menjadi ringan , berjalan lancar dan beres. Terima kasih teman-teman komunitas yang telah membantu.

Amin, Tuhan Memberkati.
SWK