Berbahagialah Karena Dipilih

 

Renungan Jumat 28 Oktober 2016

Bacaan: Ef. 2:19-22; Mzm. 19:2-3,4-5; Luk. 6:12-19

“Berbahagialah karena dipilih”

Luk 6:13  Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul..

Sebelum memanggil murid-murid-Nya, Tuhan berdoa semalam-malaman, jelas itu menandakan Tuhan tidak asal pilih di dalam memanggil murid-murid-Nya. Bersyukurlah bagi kita yang menyadari bahwa kita dipilih menjadi murid.

Suatu ketika saya pernah bertanya pada seseorang, “Mana yang lebih berbahagia, orang yang dipilih menjadi murid Tuhan atau orang banyak yang mencari Tuhan karena mujizat?” Di luar dugaan saya, dia menjawab dia lebih suka menjadi orang banyak yang mencari Tuhan karena mujizat, karena dia tidak mau dituntut bila memilih menjadi murid. Saya merasa prihatin dengan jawabannya, karena saya tahu, saat saya dipilih Tuhan menjadi murid berarti saya dipilih untuk memiliki relasi dengan Tuhan sebagai guru, bukan sekedar mujizat-Nya. Relasi inilah yang melayakkan saya menjadi anggota keluarga Allah, karena menjadi murid Tuhan, Tuhan pasti membentuk saya menjadi seperti Dia.

Setiap kita pasti dipanggil dan dipilih Tuhan, hanya bagaimana tanggapan kita, apakah kita mau menjadi murid Tuhan atau orang yang datang hanya untuk mujizat-Nya saja. (THW)

Image result for luke 6:13