Akui Dia

Renungan Kamis 15 Oktober 2016

Bacaan:  Ef. 1:15-23; Mzm. 8:2-3a,4-5,6-7;Luk. 12:8-12

Melalui Injil Lukas 12:8-12 Tuhan Yesus menegaskan bahwa barangsiapa mengakui Dia di depan manusia, maka Dia pun akan mengakui orang tersebut di hadapan Malaikat Allah, tetapi sebaliknya barang siapa menyangkal Dia di hadapan manusia, maka Dia pun akan menyangkal orang tersebut di hadapan para Malaikat Allah.

Sebagai murid-murid Yesus kita harus berani mengakui Yesus di hadapan manusia, kita tidak perlu kuatir akan apa yang harus kita katakan, Tuhan mengingatkan kita agar kita tidak jatuh dalam dosa penghujatan Roh Kudus.

Sahabat-sahabatku saya menceritakan pengalaman saya, bahwa beberapa waktu yang lalu saya mendatangi (melayat) salah seorang kerabat dekat saya yang non kristiani. Karena saya termasuk kerabat dekat, tentu saja saya juga melibatkan diri dalam penyambutan tamu yang datang melayat. Tamu yang datang 90% adalah non kristiani. Ketika proses doa dilakukan, saat itu saya duduk bersila bersama-sama saudara yang lain. Pada saat memulai dan mengakhiri doa, saya dengan mantap membuat tanda salib di tengah-tengah saudara-saudara saya yang non kristiani. Saya ingin menunjukkan jalan iman saya yang mana adalah jalan kebenaran dan hidup.

Sahabat-sahabatku, suatu saat nanti Roh Kudus akan membawa kita kembali ke Firdaus, menghantar kita masuk ke dalam kerajaan sorga, dan mengangkat kita sebagai anak-Nya. Roh Kudus mengajarkan kepada kita untuk penuh percaya menyebut Allah itu “Bapa”, dan mengambil bagian dalam rahmat Kristus, menjadikan kita anak terang dan ikut memiliki kemuliaan abadi.

Sahabat-sahabatku, Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus bagi setiap orang yang percaya, dan membimbing kita berkata-kata dengan penuh hikmat. Semoga Roh Kudus senantiasa menghindarkan kita dari segala sesuatu yang menyesatkan dan menjauhkan kita dari Allah. Karena hanya dengan bersatu dengan Allah Bapa Tritunggal maha kudus kita akan menemukan kebahagiaan sejati. Amin. (MFK)

 

Image result for luke 12:8