Perjumpaan Yang Menghidupkan

Renungan Selasa 13 September 2016

Bacaan: 1Kor. 12:12-14,27-31a; Mzm. 100:2,3,4,5; Luk. 7:11-17

Ketika Ia mendekati pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, yaitu anak laki-laki tunggal seorang ibu yang sudah janda. Banyak orang kota itu menyertai janda tersebut. Melihat janda itu tergeraklah hati Tuhan oleh belas kasih. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Jangan menangis!” Dihampiri-Nya usungan jenazah itu dan disentuh-Nya. Maka, para pengusung berhenti, Tuhan berkata, “Hai pemuda, Aku berkata kepadamu bangkitlah!” Maka, bangunlah pemuda itu, duduk, dan mulai berbicara. Yesus lalu menyerahkannya kepada ibunya.

Dari ayat di atas saya bertanya kepada diri saya sendiri, bahwa setiap hari saya diutus untuk membawa kabar baik bagi orang-orang yang saya jumpai. Apakah perjumpaan saya dapat membawa iman, harapan dan kasih, seperti yang telah Tuhan Yesus lakukan? Ataukah sebaliknya?

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang aku alami. Tolong dan mampukan aku untuk menyalurkan kasih karunia-Mu kepada setiap orang yang aku jumpai, agar mereka bolah melihat Engkau hidup dalam diriku, dan kehadiranku membawa berkat bagi sesamaku. Amin.

CTS

Image result for Luk7:11-17;