Berserah Diri

Renungan Minggu 4 September 2016, Hari Minggu Kitab Suci Nasional

BERSERAH DIRI PADA ALLAH

Bacaan: Keb. 9:13-18; Mzm. 90:3-4,5-6,12-13,14,17; Flm. 9b-10,12-17;Luk. 14:25-33

Dalam Injil hari ini Yesus mengingatkan kita para murid-Nya bahwa syarat untuk menjadi murid-Nya, seseorang harus berani melepaskan diri dari segala milik-Nya. Yesus menuntut para murid-Nya untuk berani meninggalkan orang-orang terdekat, termasuk orang tua kita. Yesus menuntut kita para murid-Nya untuk berani memikul salib, menderita dalam nama-Nya dan mengikuti Dia. Yesus menuntut para murid-Nya untuk berani memegang erat komitmen terhadap tugas pelayanan yang dipercayakan Yesus kepada para murid-Nya.

Tuntutan yang diminta Yesus untuk melepaskan segala ikatan dan memanggul salib karena nama-Nya itu telah dilakukan dan dihidupi oleh Paulus dalam bacaan kedua: “Paulus rela dipenjara dan banyak mengalami penderitaan oleh karena Yesus Kristus.” [Filemon 9b].

Tuntutan untuk melepaskan diri dari segala milik, melepaskan kelekatan- kelekatan pada hal-hal duniawi sungguh bukan hal yang mudah, apalagi melepaskan nyawa untuk mengabdi kepada Allah yang abadi, sungguh membawa konsekuensi yang tidak ringan. Sikap melepaskan diri dari segala kenyamanan duniawi ini adalah sikap pasrah total kepada Allah. Dan sikap pasrah ini harus didasari keyakinan bahwa Allah akan menjamin keselamatan murid-murid-Nya karena Tuhan adalah penjaga dan benteng perkasa, dalam lindungan-Nya kita murid-murid-Nya akan aman sentosa [Mazmur tanggapan].

Kenapa kita harus berserah total kepada Allah? Dari bacaan pertama kita diajak berefleksi bahwa rencana dan kehendak Tuhan itu tak terselami oleh pikiran dan pengetahuan manusia [Keb 9:13], bahwa Allah dalam kuasa dan segala kehendak-Nya jauh melebihi apa yang dapat dipikirkan atau dibayangkan manusia. Kesadaran inilah yang seharusnya menyadarkan kita sebagai murid-murid Yesus untuk selalu rendah hati dan berserah diri seutuhnya pada Allah.

Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita berserah pada-Nya karena janji-janji Tuhan yang terdapat dalam surat cinta-Nya? Kiranya bulan Kitab Suci Nasional ini akan membawa kita semakin setia berelasi dengan Tuhan melalui doa dan sabda-Nya.

DOA : Ya Allah Roh Kudus tolong dan mampukan kami untuk kuat memikul salib kami masing-masing serta mengikuti Engkau dengan penuh sukacita. Tolonglah kami untuk menghitung hari-hari kami sedemikian rupa, hingga kami beroleh hati yang bijaksana untuk mengisi hidup kami yang singkat ini. Amin.

MLEN

Image result for Luk 14:25-33;