Ada Waktunya

Renungan Jumat 23 September 2016

Bacaan: Pkh. 3:1-11; Mzm. 144:1a,2abc,3-4; Luk. 9:18-22

Untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk apa pun di bawah langit ada masanya. (Pkh 3:1).

Melalui sabda-Nya pada hari ini, Tuhan mengingatkan saya, akan apa yang ada di bawah langit (dunia) ini berada dalam dimensi waktu/masa. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal. Dari waktu lahir sampai dengan meninggal, manusia diberi waktu yang bisa dipergunakan untuk bertumbuh. Pada masa bertumbuh inilah kita mengalami suka duka, menangis tertawa, merombak membangun.

Ada hal-hal pada masa kita mengalami kegagalan, duka, menangis, meratap; Tuhan izinkan, supaya kita mau diam, merenungkan, saat introspeksi diri, supaya tidak jatuh dalam kesombongan, kecongkakan, tidak membutuhkan siapapun.

Seperti bila seseorang ingin membuat sebuah baju, maka dia akan memotong kain, membentuknya sesuai pola, menjahitnya dan memberikan tambahan kancing dan lain lain, sehingga menjadi baju yang indah dan dapat dipergunakan dengan baik.

Pada waktu kita mengalami proses dipotong, digunting, dijahit; kita mengalami “ketidaknyamanan”, ingatlah bahwa Allah membuat segala sesuatu indah pada waktunya.

Tuhan membuat kita berguna/bermakna dalam hidup kita. Kita hidup di dunia dalam waktu yang diberikan Tuhan. Waktu terbaik adalah ketika Tuhan memberikan kekekalan dalam hati kita menuju kekekalan hidup surgawi. Berkat Allah melimpah dalam hidup kita. Amin. (DL).

Image result for there is a time