Kemuliaan Tuhan

Renungan Sabtu 6 Agustus 2016, Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya

Bacaan: Dan. 7:9-10,13-14 atau 2Ptr. 1:16-19; Mzm. 97:1-2,5-6,9; Luk. 9:28-36

Kalau ditanya apakah Tuhan itu mulia? Semua orang akan sepakat menjawab “ya”. Tetapi seperti apa sebenarnya kemuliaan Tuhan itu?

Hari ini Tuhan Yesus memberikan kesempatan kepada Petrus, Yohanes dan Yakobus untuk merasakan kemuliaan Tuhan. Ketiga orang murid tersebut merasakan bahagia yang sangat luar biasa. “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.” Satu ungkapan yang jujur dari Petrus. Ternyata kemuliaan Tuhan itu memberikan rasa bahagia. Begitu bahagianya hingga Petrus ingin mendirikan kemah, yang artinya Petrus ingin berlama-lama menikmati kemuliaan Tuhan. Bahkan kalau bisa selamanya.

Saudara terkasih, perasaan yang dialami Petrus pasti kita alami juga, jika pada waktu itu kita berada di tempat tersebut. Melihat Tuhan Yesus dalam pakaian yang putih berkilauan, wajah-Nya bersinar. Satu keadaan yang damai, bahagia sekali rasanya. Kita pun juga akan ingin berlama-lama menikmati suasana tersebut. Peristiwa seperti ini pasti tidak akan terlupakan selamanya.

Suatu saat, saya mendampingi istri saya dalam persalinan anak kami yang pertama. Ada perasaan takut juga bahagia pada saat menantikan sang anak akan lahir. Apakah dia lahir sehat atau tidak, sempurna atau tidak, pokoknya semua perasaan campur aduk jadi satu. Melalui satu proses yang bagi saya cukup menegangkan, akhirnya anak tersebut lahir dengan selamat. Pecahlah suasana menegangkan itu menjadi suasana bahagia, sukacita, yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bahagia yang amat sangat. Saya tidak pernah melihat wajah istri saya demikian “bersinarnya” oleh karena bahagia. Suatu prosesi yang menakutkan namun berakhir dengan kebahagiaan tiada tara. Dalam peristiwa ini, saya melihat bagaimana Allah berkarya luar biasa. Kemuliaan-Nya dinyatakan melalui proses panjang dari takut menjadi bahagia yang tidak terkatakan.

Kemuliaan Tuhan bagi para rasul adalah pengalaman yang tak terlupakan. Kemuliaan Tuhan bagi saya adalah berubahnya ketakutan menjadi kebahagiaan.

Bagaimana kemuliaan Tuhan bagi Anda?

Berkat Tuhan tercurah untuk kita semua.

BVJSW