Jangan Melihat Hasil

Renungan Senin 29 Agustus 2016

Bacaan: Yer. 1:17-19; Mzm. 71:1-2,3-4a,5-6ab,15ab,17; Mrk. 6:17-29

“JANGAN MELIHAT HASIL!”

Nabi Yeremia dan St. Yohanes Pembaptis, dua dari sekian banyak Orang Kudus yang selalu memberitakan jalan Tuhan dan kebenaran-Nya. Mereka tidak pernah berhenti meskipun berhadapan dengan penguasa yang dapat melakukan apa saja pada mereka. Mereka tidak pernah berhenti meskipun apa yang mereka beritakan tidak ditanggapi dengan baik. Mereka lebih takut akan Tuhan daripada manusia. Bahkan Nabi Yeremia dan St. Yohanes Pembaptis terus mewartakan kebenaran meski berada dalam penindasaan, berada dalam penjara dan terbelenggu. Iman yang jarang sekali kita temui saat ini. Mereka melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepada mereka untuk dilakukan.

St. Yohanes Pembaptis tidak pernah berhenti memberitakan kebenaran sampai akhir hidupnya meskipun bisa kita lihat bahwa Herodes yang menangkapnya tetap tidak bertobat padahal dia “senang juga” mendengar perkataan St. Yohanes Pembaptis yang sering berbicara padanya.

Saya pernah bertanya pada Tuhan karena ada melihat perkembangan dan komitmen dari siswa yang sudah belajar sampai Oikos, belum menunjukkan perubahan yang berarti menurut “pandangan saya”.

Saya bertanya: “Apa yang harus saya (atau kami) lakukan Tuhan?” Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik; meski kadang saya menyadari, saya masih banyak kekurangan. Terus terang saya menjadi agak kecewa melihat situasi ini. (Kadang saya sebagai manusia masih terjebak untuk melihat hasil, maafkan saya Tuhan).

Tapi Tuhan memberikan pengertian melalui renungan-renungan yang saya baca.

“JANGAN MELIHAT HASIL !”

Tugas saya hanya melakukan apa yang sudah Tuhan berikan kepada saya untuk saya lakukan. Dan yang harus saya lakukan adalah melaksanakannya dengan penuh semangat dan komitmen.

1 Kor 3:3-9
Ayat 5: Jadi apakah apolos? Apakah Paulus?………..
Ayat 6: Aku (Paulus) menanam, Apolos menyiram. Tetapi Allah yang memberikan pertumbuhan.
Ayat 7: Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram tetapi Allah yang memberikan pertumbuhan.

Inilah tugas kita semua sekarang di mana pun kita berada. Mewartakan kasih dan kebenaran Kristus di mana saja Tuhan berikan tugas itu pada kita. Tetap setia dan taat pada tugas-tugas pelayanan kita dan selalu bahkan semakin bersemangat dalam melakukannya.

Sudahkah kita melayani dengan penuh semangat dan komitmen?

Doa:
Ya Allah Tri Tunggal Maha Kudus, berilah kami semua hati seorang hamba, yang hanya melakukan apa yang harus kami lakukan. Kuatkan kami , berilah kami selalu semangat dan kuat kuasa-Mu dalam melaksanakan tugas-tugas yang Engkau berikan pada kami. Amin.

VSH

Image result for Just do it