Belas Kasih Yesus kepada Pendosa

BELAS KASIH YESUS KEPADA PENDOSA

Renungan Jumat 1 Juli 2016

Bacaan: Am. 8:4-6,9-12; Mzm. 119:2,10,20,30,40,131;Mat. 9:9-13

Injil Matius hari ini menyadarkan saya, bahwa Tuhan memanggil saya untuk mengikuti-Nya. Seperti Matius, sering kali kita tidak bisa terlepas dari rutinitas kehidupan kita dalam mencari nafkah, urusan ekonomi, rumah tangga, kegiatan sosial dan lain lain. Mungkin dalam hal ekonomi kita berada dalam zona aman dan nyaman, namun keadaan sosialnya tertekan oleh masyarakat sekitar. Seperti Matius, mungkin kita tidak diterima oleh masyarakat sekitar karena keadaan keberdosaan kita. Seperti Matius, betapa panggilan Tuhan Yesus pada kita untuk “mengikuti-Nya” membuat kita terangkat dari keberdosaan kita.

Tuhan menerima kita pada saat kita masih berdosa, bukan karena kebaikan kita. Rahmat panggilan Yesus kepada Matius itu membuat orang lain cemburu dan iri hati. Orang lain tidak bisa menerima mengapa Tuhan Yesus berbaik hati kepada Matius. Sama seperti keadaan itu, tidak jarang panggilan Tuhan untuk kita membuat orang lain cemburu dan iri hati. Namun belas kasih Tuhan sungguh nyata dalam kehidupan kita, anak-anak-Nya. Kita diangkat dan diterima oleh Tuhan dari keadaan keberdosaan kita untuk menjadi murid-murid-Nya. Kita diajak dan dibentuk menjadi serupa dengan-Nya.

Semoga berkat Tuhan melimpah dalam kehidupan kita semua. Amin.

DL

images