Bisikan Tuhan

Renungan Jumat 10 Juni 2016

Bacaan: 1Raj. 19:9a,11-16; Mzm. 27:7-8a,8b-9abc,13-14; Mat. 5:27-32

Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa. 1 Raj 19:12

Di dalam ilmu manajemen, ada yang namanya penyelidikan akar penyebab masalah (root cause analysis). Salah satu cara untuk mendapatkan akar penyebab masalah adalah dengan selalu menanyakan “Mengapa” atau “WHY”. Untuk setiap masalah, bertanya “Why” minimum lima kali. Sehingga akar penyebab masalahnya bisa diidentifikasi dengan baik.

Bacaan Injil hari ini, Yesus mengajarkan untuk melihat lebih dalam. Untuk melihat ke kedalaman hati kita. Apa yang sebenarnya menyebabkan persoalan terjadi. Ketika ada perintah “jangan berzinah”, maka Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang memandang perempuan dan menginginkannya saja, sudah berzinah dalam hati.

Yesus juga menegaskan, bahwa apabila ada salah satu dari anggota tubuh yang menyesatkan maka lebih baik dibuang. Artinya apa yang menjadi penyebab itulah yang seharusnya kita perhatikan. Bukan hanya akibat dari apa yang kita perbuat saja.

Segala penyebab perbuatan buruk, berasal dari hati manusia. Isi hati manusia ini bisa menyebabkan segala yang baik atau segala yang buruk keluar dari pikiran atau perbuatan kita. Seperti yang tertulis di Mat 15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

Supaya hati kita tidak timbul segala pikiran jahat, maka perlu bimbingan Tuhan untuk mengarahkan hati kita. Kita perlu mendengarkan Tuhan yang berbisik halus di hati kita. Kita perlu menyediakan waktu hening untuk mendengarkan suara Tuhan. Seperti yang tertulis di 1 Raj 19:12, di mana Tuhan tidak datang dalam api, tetapi Tuhan datang dalam bunyi angin sepoi-sepoi basa.

Marilah kita semua selalu menyediakan waktu buat Tuhan berbicara dalam hati kita. Kita mau menyertakan Roh Kudus dalam setiap kehidupan kita, untuk menuntun hati kita. Sehingga dari hati kita akan selalu timbul segala pikiran yang baik dan positif.

Tuhan memberkati kita semua.

PDW