We Are One

Renungan Rabu 11 Mei 2016

Bacaan: Kis. 20:28-38; Mzm. 68:29-30,33-35a,35b-36c; Yoh. 17:11b-19

“Hidup dalam kesatuan, sama seperti Bapa dan Kristus, adalah satu”

Sebagai pengikut Kristus, kita diperintahkan untuk selalu hidup dalam kebenaran Firman Tuhan dan dalam kesatuan kasih seperti Yesus dengan Bapa, satu adanya. Tetapi kenyataannya banyak orang percaya kepada Yesus belum sepenuhnya bebas dari cinta diri. Masih selalu merasa dirinya yang terbaik, yang benar, orang penting, sehingga sulit bekerja sama dengan orang lain
yang dianggapnya tidak sebaik dirinya. Begitu banyak kelompok orang percaya yang terpecah satu sama lain, karena menganggap diri benar. Kelompoknya paling baik dan sudah berkarya menghasilkan banyak pertobatan.

Belajar dari rasul Paulus saat melayani di Efesus, bagaimana ia memberi teladan dengan segala kerendahan hati dalam melayani. Hidup dalam kesatuan dengan orang orang yang dilayani. Walaupun begitu banyak pencobaan dari kelompok lain yang ingin
membunuhnya tetapi ia tidak menghiraukan nyawanya sedikitpun, asal saja dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadanya untuk memberi kesaksian tentang
Injil kasih Karunia Allah. Rasul Paulus menghimbau kepada orang-orang yang ditetapkan Roh Kudus
menjadi penilik untuk menggembalakan umat Allah yang dipercayakan padanya dengan selalu menjaga diri dan menjaga orang-orang yang dilayani.

Rasul Paulus memberi teladan dengan cara hidupnya yang tidak membebani orang yang dilayani dengan bekerja dan membantu orang orang yang lemah. Suatu teladan yang luar biasa, adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.

Kalau semua pengikut Kristus hidup dalam kasih, perhatian, peduli dan menghargai orang/kelompok lain maka tidak akan terjadi perpecahan, melainkan hidup dalam kesatuan penuh cinta kasih.

Bagaimana dengan kita para pengikut Kristus di dalam hidup keseharian kita? Apakah kita sudah hidup seperti yang dikehendaki Kristus, menjadi satu, sama seperti Kristus dengan Bapa? Hidup rukun dan menjadi satu di dalam kehidupan keluarga, lingkungan, gereja dan di dalam masyarakat?

Yesus berdoa supaya para pengikutNYA bersatu dan dilindungi dari segala kejahatan dan perpecahan. Sama seperti Kristus telah diutus ke dunia oleh Allah Bapa, kita pun telah diutus Kristus ke dunia, dan kita pun dikuduskan dalam kebenaran.

CSR

unity079