Semuanya Mungkin Bagi Allah

Renungan Senin 23 Mei 2016

Bacaan: 1Ptr. 1:3-9; Mzm. 111:1-2,5-6,9,10c; Mrk. 10:17-27

Bacaan Injil hari ini benar-benar perlu kita renungkan. Dikatakan seorang yang kaya berlutut di hadapan Yesus dan bertanya, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh kehidupan kekal. Terjadi percakapan di antara orang kaya ini dengan Tuhan Yesus. Dan sesaat kemudian, dikatakan si orang kaya ini pergi meninggalkan Yesus dengan hati yang kecewa dan sedih, karena banyak hartanya. Dan Yesus mengatakan, alangkah sukarnya orang yang beruang (kaya) masuk ke dalam Kerajaan Allah. Murid-murid tercengang mendengar perkataan-Nya itu dan menjadi gempar serta bertanya satu terhadap yang lain, jika demikian siapa yang dapat diselamatkan.

Ada satu cerita. Ada seorang milyarder yang sangat kaya raya yang tinggal di salah satu negara Arab. Dengan kekayaan dan kekuasaannya, hampir tidak ada apapun yang diinginkannya yang tidak bisa diperolehnya. Suatu saat Sang Milyarder ingin mengadakan wisata ke Amerika untuk melihat Jeram Niagara yang sangat terkenal. Bersama dengan 10 pengawalnya, Sang Milyarder terbang ke Amerika menggunakan pesawat yang disewanya. Pesawat beserta seluruh penumpangnya tidak diijinkan untuk mendarat di Amerika, karena mereka tidak memiliki ijin masuk ke negara tersebut. Tidak peduli sehebat apapun kekuasaan dan kekayaan Sang Milyarder, dia tetap tidak bisa masuk ke Amerika.

Kegagalan Sang Milyarder untuk masuk ke Amerika hampir serupa dengan kegagalan si orang kaya yang menjumpai Yesus untuk masuk Kerajaan Allah dan memperoleh hidup kekal, yaitu MENGANDALKAN DIRI SENDIRI melalui perbuatannya dan terikat pada kekayaan (“Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”)

Jika Sang Milyarder mau rendah hati dengan mengurus VISA dari Kedutaan Amerika dan memiliki Paspor, maka harapannya untuk berwisata ke Jeram Niagara tidak akan gagal total.

Bagaimana dengan rencana kita untuk masuk Kerajaan Allah serta memperoleh hidup kekal? Sebaiknya kita belajar dari bacaan Injil hari ini, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, yaitu MENGANDALKAN DIRI SENDIRI.images

Saat para murid menjadi gempar dan saling mempertanyakan siapa yang dapat selamat, Yesus menjawab kebingungan mereka. Yesus memandang mereka dan berkata, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab bagi Allah segala sesuatu adalah mungkin!”

Puji Tuhan… Puji Tuhan… Puji Tuhan… Allah telah membuat mungkin, agar setiap manusia dapat masuk ke dalam Kerajaan- Nya dan memperoleh hidup kekal. VISA kita untuk masuk Kerajaan Allah dan memperoleh hidup kekal adalah lahir baru melalui kematian dan kebangkitan Kristus (1 Ptr 1:3-4). Paspor kita adalah karakter serupa Kristus, yang kita peroleh lewat berbagai pergumulan hidup untuk membuktikan kemurnian iman kita, seperti emas yang diuji lewat api, di mana kita tetap mempercayai Dia, kita tetap mengasihi Dia, kita tetap bersukacita dan penuh syukur atas keselamatan jiwa kita (1 Ptr 1:5-9) dan kita tetap mempercayai janji-janji-Nya (Mazmur 111).

JANGAN BIARKAN VISA DAN PASPOR ANDA UNTUK MASUK KERAJAAN ALLAH MENJADI EXPIRED!!!

TETAP JAGA AGAR VISA DAN PASPOR ANDA UNTUK MASUK KERAJAAN ALLAH TETAP BERLAKU, DENGAN TERUS-MENERUS MENJALANI HIDUP BARU DALAM PIMPINAN ROH KUDUS!!!

Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati kita semua.

HLTW