Holy Spirit, The Comforter has come!

Renungan Minggu 15 Mei 2016

Bacaan:  Kis. 2:1-11; Mzm. 104:1ab,24ac,29bc-30,31,34;1Kor. 12:3b-7,12-13 atau Rm. 8:8-17; Yoh. 14:15-16,23b-26

downloadSelamat Hari Raya Pentakosta. Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia, kita merayakan Pentakosta di mana turunnya Roh Kudus ke atas para rasul. Tepat lima puluh hari setelah perayaan kebangkitan Tuhan kita yang mati di kayu salib demi menebus dosa-dosa kita dan sepuluh hari setelah kenaikan Tuhan Yesus ke surga.

Kita membutuhkan tujuh karunia Roh Kudus tersebut untuk mencapai tujuan akhir hidup kita yaitu surga. Untuk itu Allah mengutus Roh-Nya bagi kita semua. Dialah Sang Penghibur dan Penolong yang telah dijanjikan Bapa. Di kala kita kehilangan penolong, Ia menolong dan membela kita. Ia menghibur orang yang terluka, putus asa dan yang berduka cita. Selain itu Ia juga memberi kekuatan kepada orang yang lemah dan memperlengkapi orang yang takut dengan semangat dan kebenaran.

Tekanan yang dialami para murid, tidak membuat mereka takut atau mundur di dalam mewartakan kabar sukacita. Mereka dapat memuji Allah sekalipun dalam kesukaran dan dianiaya. Saat ini pun kita yang telah memperoleh Penolong dan Penghibur harus senantiasa menunjukkan perubahan dalam semangat hidup dan semangat pelayanan, agar kita senantiasa hidup di dalam segala kelimpahan karena kuasa Roh Kudus yang memampukan kita.

Roh Kudus diberikan kepada semua orang yang percaya, bukan kepada orang-orang yang istimewa. Roh ini akan menyertai kita selamanya dan diam di dalam kita. Satu kali diberikan, Roh Kudus itu tidak akan pernah diambil kembali. Karena Roh Kudus itu dikaruniakan, bukan diusahakan, bukan hasil usaha dan  kerja keras manusia. Maka kita harus memohon karunia-karunia-Nya.

  1. Apakah saya semakin terbuka dan mau bekerja sama dengan rahmat Allah melalui Roh-Nya sendiri?
  2. Apakah saya bertumbuh menjadi semakin rendah hati, memiliki kepedulian, rela berkorban dan menyadari bahwa Dialah yang bekerja di dalam aku?
  3. Apakah Penghibur dan Penolong itu  menjadikan aku semakin  semangat dan berani dalam mewartakan kabar sukacita?

Tuhan memberkati kita semua.

I.P.