Yesus Hidup Dalamku, Halleluyah!

Renungan Jumat 15 April 2016

Bacaan: Kis. 9:1-20; Mzm. 117:1,2; Yoh. 6:52-59

Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. (Yoh 6:57).

Tuhan Yesus memahami keterbatasan dan ketidakmengertian manusia. Karenanya dalam perjamuan malam terakhir, Dia mencelikkan mata dan hati para murid akan sabda-Nya tentang: Daging-Ku dan Darah-Ku.

Dan kini, dalam Ekaristi kita boleh menghayati makna kata-kata Tuhan ini. Tuhan mau menjangkau kesederhanaan pola pikir manusiawi kita melalui tanda tanda lahiriah yang nyata. Bahwa Dia sungguh hidup dalam kita dan menghidupi kita, jika kita menyantap Tubuh-Nya.

Maka sama seperti Tuhan Yesus menerima perutusan-Nya dari Bapa yang menghidupi-Nya, demikian pula setiap kita, menerima perutusan kita dari Tuhan Yesus yang menghidupi setiap kita, yang telah bersatu dengan-Nya dalam Ekaristi Kudus.

Maka setiap kali Ekaristi adalah sebuah peristiwa pembaharuan, penyadaran ulang, niat dan janji ulang untuk setia.

Yesus yang hidup ada di dalam aku dan menghidupi aku dan mengutus aku menjadi saksi-Nya. Halleluyah! Berkat Tuhan melimpah untuk semua.

JTI