Sudah berbuahkah aku?

Renungan Rabu 27 April 2016

Bacaan: Kis. 15:1-6; Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5; Yoh. 15:1-8

SUDAH BERBUAHKAH AKU?

Kalau kita mengamati era sekarang ini rupanya kesuksesan menjadi sesuatu yang benar-benar harus diperjuangkan. Kesuksesan sering dikaitkan jabatan, pangkat bahkan harta yang melimpah. Apabila jabatan bagus, pangkat  tinggi, harta yang berlimpah berarti bisa dianggap sukses. Untuk dapat meraih kesuksesan tersebut, orang rela melakukan berbagai macam cara, baik dengan cara yang benar maupun dengan cara yang kurang patut untuk dilakukan.

Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah orang yang sukses itu otomatis menjadi orang yang berbuah. Jawabannya pasti “tidak” karena  kesuksesan itu merupakan titik awal untuk dapat menghasilkan buah.

Tuhan Yesus tidak melihat bahwa syarat untuk menghasilkan buah ditentukan dari kesuksesan dalam menggapai suatu jabatan atau profesi yang hebat. Walaupun pangkat itu perlu tetapi bukan yang utama. Seperti yang dilakukan Tuhan Yesus pada waktu memanggil murid-murid-Nya, Dia bahkan memilih murid dari para nelayan, profesi yang sangat sederhana.

Dalam Injil Yohanes 15:1-8 Tuhan Yesus mengajarkan agar kita bisa menjadi orang yang berbuah melimpah maka orang harus bersatu atau tinggal di dalam Sang Pokok Anggur yaitu Yesus Kristus sendiri. Diumpamakan oleh Tuhan Yesus seperti ranting tanaman anggur yang bisa berbuah bila tetap bersatu dengan pokoknya dan dibersihkan secara teratur agar tetap berbuah, demikianlah hidup kita.

Buah juga akan sangat berguna atau bermanfaat apabila bisa dirasakan oleh orang lain apalagi dapat dirasakan sangat manis dan enak. Maka dari itu kita tetap harus membaharui hidup kita secara terus menerus agar terpelihara relasi intim dengan Tuhan Yesus dengan cara pertobatan yang terus menerus sehingga buah yang kita hasilkan melimpah.

Refleksi:

Sudah berbuahkah aku?

Mungkin… kita bisa katakan “ya”.

Mungkin pula kita bisa katakan “belum”.

Adakah aku tinggal di dalam Yesus?

Adakah hatiku melekat pada-Nya?

Adakah langkahku sesuai jalan-Nya ?

EHSPD