Pekerjaan Yang Memberi Kesaksian

Renungan Selasa 19 April 2016

Bacaan: Kis. 11:19-26; Mzm. 87:1-3,4-5,6-7; Yoh. 10:22-30  

“Pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku”

Beberapa minggu lalu ketika saya mendengar berita mengenai adanya beberapa pelayan dan pewarta yang akan melakukan pelayanan dengan tidak menghargai etika organisasi dan proses yang selama ini telah berjalan baik, pikiran-pikiran negatif mulai muncul, emosi mulai naik sehingga saya mulai memeriksa hati saya, apakah memang benar saya layak untuk marah atau justru saya yang kurang terbuka akan kehendak Tuhan.

Bacaan pertama hari ini menunjukkan bagaimana hati yang baik dan terbuka akan Roh Kudus, Barnabas yang diutus oleh jemaat Yerusalem untuk memeriksa situasi di Antiokhia karena tindakan orang-orang yang memberitakan Injil kepada orang-orang Yunani, hal ini jelas tidak sesuai dengan kebiasaan dan ketentuan yang ada. Sebelumnya para murid hanya memberitakan Injil orang-orang Yahudi saja. Ternyata setelah Barnabas datang, ia bersuka cita melihat kasih karunia Allah, hal ini karena dikatakan Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman.

Berlawanan dengan orang-orang Farisi yang tidak percaya kepada Yesus, bahkan ketika Yesus mengingatkan mereka dan mengatakan “pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku” tetapi mereka tetap tidak percaya. Barnabas melihat pekerjaan-pekerjaan para murid di Antiokhia dan dia tahu bahwa itu adalah karya Tuhan, bagaimana kita memberikan respon dan mengambil sikap atau tindakan terhadap sesama bukan dari hal-hal jasmani yang tampak, tetapi apakah pekerjaan-pekerjaan itu adalah pekerjaan Allah, yaitu menyelamatkan dan membebaskan manusia.

Doa: Tuhan berikan aku hati seperti Barnabas, hati yang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman sehingga dapat melihat kehadiran dan kasih-Mu.

Tuhan memberkati.

FS