Hidup Kekal Bagi Yang Percaya

Renungan Kamis 7 April 2016

Bacaan: Kis. 5:27-33; Mzm. 34:2,9,17-18,19-20; Yoh. 3:31-36

“Siapa yang percaya kepada Anak Manusia akan beroleh hidup kekal”

(31) Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. (32) Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya itu. (33) Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. (34) Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. (35) Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. (36) Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Renungan

Sesungguhnya Allah memberi kita kehendak bebas untuk memilih, mau menerima atau menolak kebenaran yang disampaikan Allah melalui Putra-Nya. Tentunya, kehendak bebas tersebut disertai dengan konsekuensi yang harus kita terima atas pilihan yang kita sendiri tentukan – mau percaya akan semua kebenaran yang disampaikan melalui Anak-Nya, atau sebaliknya mau mengabaikan bahkan menolak serta menjauh dari Allah. Pilihan kita menentukan apakah kita akan berjalan menuju kepada hidup yang berkelimpahan dengan kasih Allah dan persatuan dengan Allah sendiri, atau menapaki jalan yang membawa kita kepada kekeringan dan kematian rohani serta terpisah dari Allah.

Adakah kerinduan dalam hati Anda untuk mendapatkan hidup kekal dan yang berkelimpahan dengan kasih Allah, melalui karunia Roh Kudus yang dianugerahkan kepada kita?

Bangsa Yahudi paham benar bahwa Allah berbicara melalui para nabi karena Roh Allah ada dalam para nabi tersebut; seperti halnya ketika Elia terangkat ke surga, bujangnya Elisa minta dua bagian dari roh yang diterima Elia dari Allah.

Kepada murid-Nya Yesus mengatakan bahwa mereka akan mampu menerima dan percaya akan apa yang disampaikan-Nya karena Allah Bapa telah mengurapi Dia dengan  Roh Kudus dan memberikan segalanya kepada Dia. Roh Kudus akan menyingkapkan kebenaran Allah kepada kita yang percaya, “…Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh 16:13). Kehadiran Roh Kudus akan memampukan kita membuka hati dan pikiran untuk menerima, mengerti dan percaya sepenuhnya akan kebenaran Firman Allah.

Doa:

“Tuhan Yesus Kristus, berikan dan penuhilah kami dengan Roh Kudus; ubahlah hati dan pikiran kami agar kami mampu dengan mantap memilih jalan menuju kepada hidup yang berkelimpahan dalam kasih-Mu – hidup kekal yang Engkau janjikan kepada orang yang percaya. Berikan kami kekuatan untuk senantiasa mampu memilih yang baik, yang benar dan menolak semua kebohongan dan kebodohan yang justru akan memisahkan kami dari kasih-Mu. Yesus, Engkaulah andalan kami.”

MM