Taat di Situasi Apa Pun

Renungan Sabtu 19 Maret 2016

Bacaan: 2Sam. 7:4-5a,12-14a,16; Mzm. 89:2-3,4-5,27,29; Rm. 4:13,16-18,22; Mat. 1:16,18-21,24a

Salam damai dalam kasih Tuhan.
Saudara-saudari terkasih, kata “taat” seringkali dianalogikan dengan melakukan sesuatu yang berat, sukar, bahkan tidak enak. Taat juga terkadang berarti sesuatu yang mengikat. Seorang pegawai harus taat pada aturan di kantor, warga negara yang baik harus taat bayar pajak, dan sebagainya.

Injil hari ini bercerita tentang ketaatan yang harus dijalani oleh Santo Yusuf. Tidak ada angin, badai atau tanda-tanda alam yang lain, tiba-tiba saja Santo Yusuf harus menerima kenyataan bahwa tunangannya sudah hamil, padahal mereka belum resmi menikah. Reaksi normal dari Santo Yusuf adalah menghindar dari masalah yang maha berat ini.

Namun, Allah berkehendak lain. Allah tidak menyediakan pilihan bagi Santo Yusuf. Satu-satunya pilihan atau lebih tepatnya perintah adalah menerima kehendak Allah. Dia harus taat menanggung sesuatu yang bukan karena kesalahannya.

Bagi Allah taatnya Santo Yusuf sangat berarti. Seandainya Santo Yusuf lari dari ketaatan yang harus dijalaninya, maka mungkin saja Allah akan memilih pasangan yang lain sebagai bagian dari rencana keselamatanNya, karena Yesus harus lahir sebagai anak manusia.

Ketaatan versi Allah:

  1. Menanggapi kasihNya, karena apa yang Allah perintahkan selalu baik adanya. Allah sangat mengasihi manusia.
  2. Menjadi bagian dari rencanaNya, manusia menjadi rekan sekerja Allah untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik di dalam dunia ini.
  3. Taat bukan berarti menjadi pesuruh, tapi sebagai pelaku firman. Melakukan kehendak Bapa adalah salah satu tujuan hidup manusia.
  4. Ada hadiah spesial yang sudah disiapkan oleh Allah, rencana keselamatan Allah terjadi hanya karena Santo Yusuf berani berkata YA.

Maka, sekalipun ada saatnya kita harus taat di saat yang kita anggap tidak tepat, tidak siap, mari belajar dari Santo Yusuf, ambil bagian dalam rencana Allah dan berani katakan YA, Tuhan.

Doa:
Bapa, terima kasih, karya keselamatanMu nyata terjadi karena ketaatan Santo Yusuf. Jadikan kami Bapa orang-orang yang taat sekalipun bagi kami waktunya tidak tepat, karena waktuMu dan rencanaMu atas hidup kami adalah yang sempurna. Amin

VJSW