Bukti Nyata Kebangkitan Yesus

Renungan Senin 28 Maret 2016

Bacaan: Kis. 2:14,22-32; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10,11; Mat. 28:8-15

Benarkah Yesus bangkit, mana buktinya?

Pada hari ketiga Yesus bangkit, pada kesempatan ini penulis hendak memaparkan misteri kebangkitan Kristus melalui penyelidikan kain kafan Yesus oleh para Ahli yang bukan hanya katolik, juga ada yang beragama protestan, muslim dan juga Atheis (Rusia), keabsahan penyelidikan tersebut telah diakui oleh Tahta Suci Vatikan. Dari penyelidikan tersebut dapat diketahui berapa kali Yesus dicambuk menggunakan “Flagrum taxillatum”, dampak pemahkotaan duri dari tumbuhan bernama “Zizyphus Spina Christi”, Yesus menyerahkan nyawaNya (Yoh 19:30). Namun kesempatan ini saya hanya memberi penekanan pada penjelasan bagaimana Yesus bangkit (sesuai tema Paskah Mat 28:9, Kis 2:24), hal ini penting sebab kita tidak menyembah Allah yang mati, namun kita menyembah Allah yang hidup.

Ada 45 tim penyelidik di antaranya: Prof. Dr. Max Frei, Prof. Aurelio Ghio, Dr. Robert Spigo, Prof. Giuseppe Ghiberti, Prof. G. Raes, Prof. Paul Vignon, Dimitri Kouznetsov (Rusia), dan 38 nama lainnya. Dengan 33 jenis penelitian di antaranya: Penelitian Ultrastruktural Miskroskopis, Mersiologis dan Struktural, Mikrospektrofotometrik, Penelitian Karbon 14 yang sempat menggemparkan, dan 29 jenis penelitian lainnya. Hasil penyelidikan yang dilakukan para tim ahli dengan dibantu oleh para ahli teolog, akhirnya diketahui bahwa dari tubuh Yesus memancar cahaya yang sangat dahsyat seperti kejadian di gunung tabor, Yesus bangkit dengan ledakan kecepatan cahaya 1/2000 detik seperti penampakan di gunung tabor (Luk 9:29-30, Mat 17:2-3, Mrk 9:2-4), tubuh manusia Yesus berubah wujuh menjadi tubuh Ilahi (cahaya) menembus kain kafan, Yesus bangkit dan kain kafan menjadi kempes.

Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya (Yoh 20:29). Kita semua orang percaya adalah saksi kebangkitan Yesus, maka hendaknya cara hidup (cara berpikir, berbicara, bertindak) kita adalah cara hidup orang benar yang telah ditebus dengan wafat dan kebangkitan Kristus, hidup menghindari dosa dan tidak lagi menunjukkan ketakutan untuk berbuat kebaikan dan kebenaran di mana pun dan kapan pun, sekali pun ada resikonya. Hendaknya kita senanitasa bergairah dan bergembira dalam menghadapi aneka macam tantangan/ masalah hidup kita sehari-hari, Roh Kudus akan selalu mendampingi dan menguatkan, Tuhan senantiasa menjaga dan menolong kita. Bersekutu selalu bersama Tuhan, kita pasti dapat mengatasi bermacam-macam ujian hidup, halangan bahkan cobaan rayuan setan untuk berbuat jahat. Sebagai saksi kebangkitan, aneka macam tantangan, hambatan, masalah dan godaan bukan untuk melemahkan kita, justru semakin membangkitkan atau menggairahkan iman kita, karena semuanya itu akan mendewasakan juga sebagai batu ujian agar iman kita menjadi dewasa dan senantiasa bergantung dalam pengharapan akan Yesus Kristus yang bangkit.

Doa:
Aku memuji dan mengagungkan namaMu Tuhan yang bangkit bagi kami semua, kebangkitanMu memberi semangat kami untuk kembali bangkit dari kejatuhan dosa, ketakutan berbicara dan berbuat kebenaran dalam kehidupan sehari-hari. Engkau telah berjuang dan menyelesaikan tugasMu di dunia ini, kami sebagai anak-anakMu juga akan terus berjuang menyelesaikan tugas-tugas yang Engkau pesankan pada kami untuk dapat kami selesaikan dan keluar sebagai pemenang atas hidup ini. Amin.

IGP