Bangkit Bersama Kristus

Renungan Sabtu 26 Maret 2016

Bacaan: Kel. 14:15-15:1; Rm. 6:3-11;Mat 28:1-10

Saudara yang dikasihi dalam Kristus, hari ini kita merayakan malam Paskah, malam di mana Yesus sendiri akan bangkit dan menang atas dosa kita di keesokan harinya. Pada malam penantian akan kebangkitan Kristus, kita diajak merenungkan dari ketiga bacaan yang sangat “khas” dengan peristiwa Paskah.

Dalam bacaan pertama, kita semua diajak untuk merenungkan kembali tentang arti kebangkitan Yesus melalui peristiwa pembebasan umat Israel dari jajahan Mesir. Dalam bacaan pertama, sangat jelas digambarkan bahwa bangsa Israel berhasil keluar dari tanah Mesir dan sedang memulai perjalanan mereka menuju tanah terjanji, yaitu Kanaan. Saat ini pun kita disadarkan kembali seperti orang Israel yang telah lepas dari jajahan bangsa Mesir, kita sudah dimenangkan dan dibebaskan dari belenggu dosa. Kita semua telah dimenangkan oleh kematian Kristus di kayu salib. Pertanyaannya adalah, maukah kita berjalan melalui Laut Merah yang telah kering? Maukah kita berjalan menuju Tanah Terjanji?

Bangsa Israel pada jaman tersebut pun dihadapkan dua pilihan, yaitu tetap tinggal di Mesir atau meninggalkan Mesir. Apakah orang Israel mengerti apa yang akan mereka hadapi? Tentu tidak. Mereka hanya mengetahui bahwa Allah telah menjanjikan suatu negeri yang penuh kelimpahan, yang bisa kita sebut dengan iman. Bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dengan modal IMAN. Hari ini, kita semua yang telah dimenangkan atas dosa diajak bersama oleh Yesus sendiri untuk melangkah menuju kehidupan yang semakin serupa dengan gambaran-Nya dengan modal IMAN yang bersandar penuh kepada-Nya. Banyak sekali tawaran dunia yang terlihat “baik” dan “menguntungkan”, namun jika kita mengikuti arus dunia itu sama saja kita sudah mulai tidak memiliki iman yang penuh. Kepercayaan kita akan Tuhan sebagai sumber pemberi segala kelimpahan dan berkat mulai luntur. Kita semua diajak untuk memulai langkah kecil kita bersama Kristus dan siap untuk menghadapi “padang gurun” yang di depan kita bersama dengan Tuhan.

Dalam bacaan kedua dan bacaan Injil, kita semua diingatkan kembali bahwa kita semua telah ditebus. Seperti yang ditegaskan oleh Paulus pada suratnya yang di Roma bahwa semua dosa kita telah disalibkan bersama dengan Kristus dan dibangkitkan sebagai manusia yang baru. Sebagai umat Kristen yang telah dibangkitkan bersama dengan Kristus, hendaknya kita pun menunjukan identitas kita sebagai manusia baru atau pengikut Kristus dengan Kasih yang telah diteladankan-Nya. Mari di malam kebangkitan Yesus ini kita semakin menyadari akan arti Kebangkitan Yesus di mana kita mau memulai pertempuran yang baru dan melangkah dalam iman yang bersandar penuh kepada-Nya. Semoga kita semua hari demi hari boleh semakin dikuatkan dan dimenangkan dalam Yesus. Tuhan memberkati.

LT