Yesus Berdaulat Penuh

Renungan Senin 8 Februari 2016

Bacaan: 1Raj. 8:1-7,9-13; Mzm. 132:6-7,8-10; Mrk. 6:53-56

Jika kita baca Injil hari ini, kita bisa membayangkan bagaimana orang sakit mencari Yesus untuk kesembuhan. Mereka mendengar bagaimana dahsyatnya Yesus yang mampu menyembuhkan segala macam penyakit. Bahkan menjamah jumbai jubahNya saja orang menjadi sembuh.

Ada beberapa hal yang bisa saja terjadi dalam kondisi tersebut dan perlu kita renungkan:

  1. Bagaimana kondisi orang-orang yang datang pada saat itu?

    • Orang dengan berbagai macam tingkat keparahan penyakit. Dari yang biasa sampai parah tidak ada harapan hidup.

    • Orang dengan kondisi rohani dan tingkat iman yang berbeda. Dari yang hanya sekedar tahu dan mendengar sampai yang percaya dan beriman penuh.

  2. Sebagai apakah Yesus saat itu bagi mereka?

    • Dokter yang sangat hebat.

    • Juru selamat yang menyelamatkan saat mereka membutuhkan.

    • Tuhan yang berdaulat penuh atas hidup mereka.

  3. Apa yang akan mereka lakukan setelah disembuhkan?

    • Senang sekali dan hanya akan menjadi kenangan peristiwa yang luar biasa.

    • Bersyukur dan sebagai balasan menceritakan kehebatan Yesus kepada orang lain. Dokter yang luar biasa.

    • Poin di atas dan ditambah lagi ada perubahan dalam hidupnya, selalu datang pada Yesus dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan.

Kondisi orang-orang dan segala kemungkinannya juga bisa terjadi pada kita. Model yang bagaimanakah Anda dan saya? Marilah kita selalu datang pada Tuhan apapun kondisi kita. Bukan hanya pada saat kita membutuhkan Dia saja. Jadikan Dia sebagai Tuhan yang berdaulat penuh atas hidup kita. Kita menyerahkan hidup kita pada Tuhan, sehingga kita tidak perlu lagi mencari-cari Yesus saat kondisi kita ada masalah, karena kita selalu bersama-sama dengan Dia.

ADJ