Tiap Langkahku Diatur oleh Tuhan

Tiap langkahku diatur oleh Tuhan, Dan tangan kasihNya memimpinku . . .

Itu adalah lagu yang saya dengar pada waktu misa 20 November 2008. Lagu tersebut meneguhkan, menguatkan dan menyadarkan saya kembali betapa besar kasih Tuhan Allah. Ya, saya hanya bisa percaya dan bergantung pada Tuhan. Walau di tengah gelombang dunia yang menakutkan, tangan kasihNya akan selalu memimpinku, hatiku boleh tetap tenang teguh. Walau saya hanya bisa melihat ’10-20 langkah ke depan’ dan tidak tahu ada apa di langkah ke-21 sampai ke-40, meskipun demikian saya akan terus melangkah, karena kutau Tuhan selalu menyertaiku, Tuhan memimpinku. Terima kasih Tuhan, I love You, Jesus.

Dan berikut ini lagu lama yang juga merupakan favoritku: Allah Perduli
Banyak perkara yang tak dapat kumengerti, Mengapakah harus terjadi,
Di dalam kehidupan ini . . . . . .

Enambelas November 2008 kemarin saya nonton film Facing The Giant. Sebenarnya ini film lama, tapi karena beberapa orang bilang bagus, maka waktu ada acara NOBAR (Nonton Bareng) film ini di Pertemuan Wilayah saya ikut.

Film ini mengisahkan tentang Taylor (seorang pelatih Football) yang bergumul hebat. Timnya tidak pernah menang dalam pertandingan besar selama 6 tahun (selama dia jadi pelatih), dewan mempertimbangkan untuk memecatnya, rumah tangganya penuh masalah, istri yang sangat ingin punya anak, padahal dia divonis mandul oleh dokter, dan sebagainya.

Taylor telah mencapai titik terendah dalam hidupnya. Jika orang lain yang di posisinya, mungkin telah lari ke minuman keras atau narkoba, atau bahkan bunuh diri. Tapi Taylor tidak demikian. Di tengah-tengah kebingungannya, di saat dia tidak bisa `melihat` ke mana-mana lagi, dia kembali kepada Tuhan,.. berdoa.. membaca kitab suci.. Kemudian dia mendapatkan kekuatan kembali. Inilah moment yang paling saya sukai dari film ini, yang paling menyentuh.. dan kembali saya diingatkan akan kebesaran Tuhan.

Apabila saya melihat diri saya dan sekeliling saya, apa yang menjadi pergumulan atau perjuangan Taylor sebenarnya juga merupakan pergumulan dan perjuangan tiap orang
dalam kehidupan ini. Mungkin sudah ada yang mengalami, mungkin ada yang belum. Cepat atau lambat tiap orang akan mengalaminya. Masalah-masalah yang `seakan-akan` datang bertubi-tubi, tidak ada jalan keluar, semua pintu telah tertutup. Pada saat-saat seperti inilah saya harus menguatkan hati, tetap bertahan, berjuang, dan tetap percaya akan sebuah pengharapan. Saya percaya Tuhan tak akan pernah meninggalkan umatNya.. “YOU never give up on me.” (itulah salah satu lirik dari soundtrack film ini). Tiada yang mustahil bagi TUHAN. Saya akan berusaha berikan apa yang ada pada diri saya sebaik-baiknya, dan saya membiarkan Tuhan yang menentukan hasilnya. When we win, we praise HIM and when we lose, we praise HIM. (saat kita menang kita memuji Dia, saat kita kalah kita tetap memuji Dia).
(Sukiyanto – Desember 08)