Tanda Kasih Tuhan

Awalnya saya pikir egois. Masuk SEP hanya untuk mengkonfirmasi bahwa pengetahuan saya selama ini sudah cukup dan merasa sebagai seorang Katolik yang baik. Setelah dua tahun belajar di SEP, egois saya mulai runtuh. Dalam diri para pengajar dan teman-teman, saya melihat bagaimana Kristus benar-benar hidup, Dia ada, nyata. Sesuatu yang belum pernah saya lihat, apalagi merasakan dan mengalami. (rindu nih yeah. red).

Melalui pelajaran, PR (yang dikhawatirkan itu!), saya jadi ‘melek’ akan Firman Tuhan. Membaca merenungkan dan menghayatinya.Tuhan Yesus itulah ‘main author’. SEP menjadi sebuah tanda kasihNya, dimana rahmat Allah mengalir deras….memberikan kehidupan yang baru sekali buat saya.

(J.Ag.W.Pemuridan.Kediri)