Saat Kumasuk SEP, Mukjizat Terjadi

Saat saya masuk SEP, sejujurnya saya katakan kalau saya tidak tahu apakah SEP itu? Teman koor saya yang mengajak hanya mengatakan, di SEP saya akan diajarkan mengenai membaca kitab suci dan mengenal ajaran Katolik. Saya yang Katolik KTP, yang telah 18 tahun tidak ke gereja, yang merasakan kekosongan dalam jiwa saya, yang merasa tidak paham arti kekatolikan saya, jadi tertarik untuk mengetahui lebih dalam, menanggapi dengan masuk SEP tanpa tahu apa SEP itu sebenarnya.

Saya masih ingat persis waktu itu yang mengawali pelajaran pertama adalah Pak Donny Vincent, dengan gaya bicaranya yang penuh semangat, kocak dan menarik…..

Wah ini menarik nih…… Saya terkesima dengan kotbah yang diberikan beliau…. Menarik, lucu dan gampang dicerna…..

Pulang dari SEP hati saya gembira, senang karena baru pertama ini mendengar pengajaran agama yang lain daripada yang selama ini saya dengar… Baru pertama ini saya mendengar penyampaian yang bagus dan menarik…., menurut saya….

Dan kegembiraan saya ternyata berlanjut…. Saya yang ikut SEP hanya karena coba-coba, ingin tahu lebih dalam tentang katolik, diberi pembuktian ayat Tuhan yang baru saja disampaikan oleh pak Donny. Di tengah-tengah pelajarannya beliau mengutip Matius 6:33 “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

Eh, ternyata pulang dari SEP, ayat tersebut dibuktikan TUHAN dengan cara yang tidak masuk akal. Seumur hidup saya tidak pernah memenangkan undian atau yang sejenisnya. Jadi kalau ada undian-undian, saya tidak pernah mengikutinya. Percuma saja, toh tidak bakal dapat.

Tapi malam hari itu, pulang pelajaran pertama dari SEP, Tuhan mau membuktikan pemenuhan Firmannya.

Kakak ipar saya yang dimintai tolong mengikuti acara penarikan undian yang kuponnya didapat dari penjualan komputer dengan cuma-cuma, yang beliau mau datang karena diadakan di hotel besar, jadi makannya pasti enak. Pas saya sampai rumah, pulang dari SEP pukul sembilan malam itu, langsung menilpon dari tempat acara tersebut, begitu excited mengabarkan kalau kupon saya yang hanya 3 lembar itu, memenangkan dua buah grand prize, sebuah Kijang dan sebuah Mobil Daihatsu Pick up, melewati tahapan yang rumit….

Dari ratusan kupon yang ada ditarik 15 kupon, untuk mendapatkan hadiah Grand Prizenya, lima belas kupon tersebut dikocok kembali dan diambil 5 kupon. Dari kelima kupon tersebut diambil berturut-turut hadiah ketiga, kedua, dan Grand Prize-nya.

Lha koq dari hanya 3 lembar kupon saja yang saya dan suami miliki, eh koq ndilalah yang dapat hadiah pertama, sebuah Kijang dan hadiah kedua sebuah mobil pick up adalah kupon-kupon kami…….

Saat menerima telpon tersebut, langsung Firman pak Donny yang baru saya saya dapat, menyeruak ke dalam ingatan saya….Tuhan memberikan mujizatnya. Langsung ….. dan nyata….. Dia tahu walaupun saya tidak minta mujizat, tapi Dia tahu kalau saya butuh peneguhan sebab Dia tahu apa yang saya tidak tahu……

Sangat banyak kebaikan Tuhan dalam hidup ini, hanya seringkali saya atau kita tidak menyadarinya…… Saya hanya menganggap itu sebagai kebetulan saja….. Sekarang baru saya tahu bahwa tidak ada yang kebetulan…. Yang ada adalah semuanya itu diperkenankan Tuhan terjadi dalam hidup saya supaya saya kembali beriman dengan teguh padaNya. Terima kasih Tuhan

Kalau pak Donny Vincent kembali kepadaNya dengan sakit HNPnya, saya kembali depadanya lewat retret Tulang Rusuk dan diteguhkan dengan mengikuti sekolah SEP. Betapa Tuhan sangat mencintai saya. Dan Dia sangat tahu berbagai cara yang bisa dipakai untuk masing-2 anakNya untuk kembali kepadaNya.

(Robbin – bukan nama sebenarnya – 2008)