Perlu Roh Yang Rela

Renungan 25 Februari 2015, Hari Biasa Pekan I Prapaskah Bacaan : Yun. 3:1-10; Mzm. 51:3-4,12-13,18-19; Luk. 11:29-32 Tidak Perlu Tanda Tapi Perlu Roh Yang Rela Di musim hujan ini kalau kita mau pergi kita sering melihat ke langit dulu. Kalau awan gelap mungkin kita tidak jadi pergi karena takut banjir atau kita tetap pergi tapi dengan membawa perlengkapan payung dan lain-lain. Dengan melihat tanda maka kita bisa melakukan persiapan-persiapan untuk menghadapi hal-hal…

Bapa Kami

Renungan Selasa 24 Februari 2015, Hari Biasa Pekan I Prapaskah Bacaan: Yes. 55:10-11; Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19;Mat. 6:7-15 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Mat 6:7-8) Doa adalah bentuk komunikasi kita dengan Tuhan. Adalah suatu hal yang tidak masuk akal buatku…

Menjaga Perkataan

Renungan Senin 23 Februari 2015 Bacaan: Im. 19:1-2,11-18; Mzm. 19:8,9,10,15; Mat. 25:31-46 Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya Tuhan, gunung batuku dan penebusku. (Mzm 19:15) Dengan menjadi pengikut Kristus, kita diharapkan mencontoh teladan hidupNya, bagaimana Dia bersikap selama kehidupanNya di dunia. Selain itu, kita juga menjaga setiap perkataan yang keluar dari mulut kita, agar supaya dari sana terpancar pula kasih Allah yang selama ini kita sembah. Lidah bisa lebih…

Pertobatan Sejati

Renungan Minggu 22 Februari 2015, Hari Minggu Prapaskah I Bacaan: Kej. 9:8-15; Mzm. 25:4b-5ab,6-7bc,8-9; 1Ptr. 3:18-22; Mrk. 1:12-15 Masih belum hilang rasanya kenangan kita dalam merayakan Natal, kini kita sudah memasuki Masa Prapaskah . Masa Prapaskah merupakan masa penuh rahmat, karena dalam masa ini kita diajak untuk mempersembahkan diri secara khusus kepada Allah dengan menyadari bahwa kita adalah manusia lemah yang membutuhkan keselamatan dari Allah. Yesus dalam Markus 1:15 memberitakan “Waktunya…

Ajarku Selalu Rendah Hati

Renungan Sabtu 21 Februari 2015 Bacaan: Yes. 58:9b-14; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Luk. 5:27-32 Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, katanya: “Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”(Luk 5:30). Orang Farisi dan para ahli Taurat, tak henti-hentinya mencari kesalahan dan kelemahan orang lain, terutama pada Yesus. Mereka selalu merasa dirinya sebagai orang yang paling benar dan sudah menjalankan seluruh aturan dengan sempurna. Mereka tidak merasa…

Puasa dan Pantang Memulihkan Kehidupan

Renungan Jumat 20 Februari 2015, Jumat sesudah Rabu Abu Bacaan: Yes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15 PENGHAYATAN PUASA DAN PANTANG  YANG DALAM, MAMPU MEMULIHKAN KEHIDUPAN Penghayatan puasa dan pantang, bukan sampai batas tubuh jasmaniah saja, seperti yang dikatakan Allah dalam kitab Yesaya yaitu  harus membuka belenggu kelaliman, melepaskan tali-tali kuk, membagikan roti bagi yang lapar, membawa ke rumah bagi yang tidak memiliki tempat tinggal, memberi pakaian bagi yang telanjang dan tidak…

Hal Berpuasa

Renungan Rabu 18 Februari 2015, Hari Rabu Abu, Pantang dan Puasa Bacaan: . Yl. 2:12-18; 2Kor. 5:20 – 6:2; Mat. 6:1-6,16-18. Hari ini kita merayakan Rabu Abu,  awal kita mulai berpuasa dan pantang. Tiga hal penting dalam kekatolikan kita adalah doa, puasa/pantang dan beramal. Ketiga hal ini sangat berhubungan erat dan saling menunjang agar kehidupan rohani kita dapat terpelihara dengan baik. Doa yang hangat akan menjadi semakin kuat apabila ditunjang dengan puasa dan…

Menangkap Pesan Tuhan

Renungan Selasa 17 Februari 2015 Bacaan: Kej. 6:5-8,7:1-5,10; Mzm. 29:1a,2,3ac-4,3b,9b-10; Mrk. 8:14-21 “Apa yang kita dipengaruhi dari apa yang menguasai pikiran kita” Suatu ketika saya mendengarkan pembicaraan serius seorang teman dengan istrinya. Di tengah pembicaraan tiba-tiba sang isteri menanyakan suatu hal di luar topik pembicaraan, sehingga pembicaraan tersebut menjadi sangat menggelikan bagi orang yang mendengar. Pembicaraan mereka menjadi tidak tersambung, si suami pikirannya tetap pada topik semula sedangkan si istri sudah berbicara…

Tanda Kasih Tuhan

Renungan Senin 16 Februari 2015 Bacaan: Kej. 4:1-15,25; Mzm. 50:1,8,16bc-17,20-21; Mrk. 8:11-13 Sabtu kemarin saat menuju ke rumah sakit untuk menjenguk kakak yang sedang sakit, saya ditilang karena melanggar marka jalan. Hal ini terjadi karena saya tidak memperhatikan rambu lalu lintas sehingga tidak sadar sudah melanggar marka jalan. Polisi menunjukkan pada saya marka yang saya langgar, tanda-tanda tersebut selalu ada dan akan selalu ada untuk membantu para pengguna jalan agar tertib…

Belas Kasihan Yang Menyembuhkan

Renungan Minggu 15 Februari 2015, Hari Minggu Biasa VI Bacaan: Im. 13:1-2,44-46; Mzm. 32:1-2,5,11; 1Kor. 10:31 – 11:1; Mrk. 1:40-45 Kusta adalah penyakit yang sangat berbahaya pada saat itu, sehingga setiap penderita kusta tinggal terasing dan dikucilkan oleh masyarakat. Orang yang penyakit kusta dianggap najis dan sangat memalukan,  tidak boleh ada di tengah masyarakat. Orang kusta dalam kisah ini punya masalah dengan keberadaannya, sampai akhirnya dia berjumpa dengan Yesus yang memulihkan…