Tiap Langkahku Diatur oleh Tuhan

Tiap langkahku diatur oleh Tuhan, Dan tangan kasihNya memimpinku . . . Itu adalah lagu yang saya dengar pada waktu misa 20 November 2008. Lagu tersebut meneguhkan, menguatkan dan menyadarkan saya kembali betapa besar kasih Tuhan Allah. Ya, saya hanya bisa percaya dan bergantung pada Tuhan. Walau di tengah gelombang dunia yang menakutkan, tangan kasihNya akan selalu memimpinku, hatiku boleh tetap tenang teguh. Walau saya hanya bisa melihat ’10-20 langkah…

Kesedihan Lenyap oleh Doa Darah Yesus

Suatu hari sabtu sore suami saya pulang kerja pukul 16.00 dalam keadaan capek dia menolak untuk mengantarkan saya ke Adi Jasa (tempat persemayaman jenasah) yang jaraknya lumayan jauh¬†dari rumah kami. Saya agak kecewa, sebab yang meninggal ini adalah tetangga kami sendiri. Akhirnya saya berangkat dengan ibu saya berdua, dalam keadaan jengkel, dalam hati saya mengomel ‘kalau urusan kantor dia pasti bisa berangkat’. Memang akhir-akhir itu pekerjaan suami saya semakin meningkat…

Masih Ada Waktu

Di akhir tahun 2001 ibu membawa tante saya yang tinggal di Bogor ke Surabaya untuk mendapatkan perawatan. Tante di Bogor hanya hidup bersama anaknya. Setelah mengetahui keadaan tante sakit dan tidak ada yang mengurus karena anaknya bekerja di Jakarta, maka ibu saya memutuskan untuk membawanya ke Surabaya. Setelah diperiksa di Surabaya, ternyata tante menderita kanker payudara stadium 4. Sebenarnya tante sudah tahu tapi diam saja, mungkin dia takut atau kurang…

Tanda Kasih Tuhan

Awalnya saya pikir egois. Masuk SEP hanya untuk mengkonfirmasi bahwa pengetahuan saya selama ini sudah cukup dan merasa sebagai seorang Katolik yang baik. Setelah dua tahun belajar di SEP, egois saya mulai runtuh. Dalam diri para pengajar dan teman-teman, saya melihat bagaimana Kristus benar-benar hidup, Dia ada, nyata. Sesuatu yang belum pernah saya lihat, apalagi merasakan dan mengalami. (rindu nih yeah. red). Melalui pelajaran, PR (yang dikhawatirkan itu!), saya jadi…

SEP adalah Karunia Allah bagi Kehidupan Saya

Saya mengenal SEP setelah melalui proses perjalanan iman yang panjang. Sebagai manusia yang penuh dosa, saya mengalami pertobatan dalam misteri Ilahi, Dia memberi karuniaNya tanpa saya minta. Menuntun saya menjadi manusia baru. Kehidupan rohani saya berubah 180 derajat, dari seorang emosional, pemarah dan tidak sabaran menjadi sabar penuh kendali dan tekun. Saya percaya perubahan pada diri saya akan mempengaruhi keluarga dan orang disekitar saya. (Sar. Kelas ME Kediri)

Semakin Serupa dengan Kristus

Saya merasa sudah menjadi umat Kristiani yang baik, sampai suatu saat saya diajak teman masuk SEP. Sekedar mencoba, apa salahnya? Bulan pertama saya tidak kerasan, tersiksa tugas-tugas yang masih asing buat saya. Saya pernah mencoba keluar, tetapi Roh Kudus melalui suami saya menguatkan saya untuk bertahan Setelah dua tahun berlalu, Roh Kuduspun telah mengubah saya. Kalau dulu masalah rumah tangga, anak-anak, pekerjaan dan tugas terasa berat sakral sekarang cara memandangnya…

Menjadi Berlian yang Bercahaya

Saat mengikuti SHBDR, saya merasa jenuh dan bosan, namun belajar suasana yang seperti itu memungkinkan saya untuk melakukan refleksi batin dan kemudian menyadari bahwa Allah senantiasa hadir dalam peristiwa-peristiwa yang saya alami. Tugas PR KATA dan sharing iman merupakan proses untuk bertumbuh. Kadang saya merasa materi yang diberikan merupakan hal yang out of date, namun justru dari situ dapat belajar bahwa Allah ingin saya melakukan ulangan. Kadangkala saya jenuh dengan…

Iman Saya Bertumbuh di SEP

Orang bilang bahwa hidup itu indah, karena hal inilah sering timbul pertanyaan dalam hati di mana sih letak keindahannya itu? Pernah hal ini saya bantah, ketika saudara kembar saya (saya lahir sebagai anak kembar) meninggal tahun 1978. Waktu itu saya belum mengenal Roh Kudus, ke gereja pun kalau tidak malas, berdoa juga kalau lagi butuh. Saat itulah saya rasakan bahwa hidup itu tidak indah, tapi membosankan bahkan saya pernah protes…

Pasrah Karena Iman

Pada suatu hari Minggu di wilayah Paroki saya, akan mengadakan lomba gerak jalan jantung sehat. Saya termasuk panitia yang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Event gerak jalan ini sudah berlangsung beberapa kali dan berjalan sukses. Pesertanya diikuti seluruh warga wilayah baik tua, muda, remaja dan anak-anak. Selain untuk kesehatan, tujuan kami gerak jalan jantung sehat ini adalah memupuk keakraban umat katolik di wilayah tersebut. Gerak jalan ini diikuti oleh banyak peserta…

Saat Kumasuk SEP, Mukjizat Terjadi

Saat saya masuk SEP, sejujurnya saya katakan kalau saya tidak tahu apakah SEP itu? Teman koor saya yang mengajak hanya mengatakan, di SEP saya akan diajarkan mengenai membaca kitab suci dan mengenal ajaran Katolik. Saya yang Katolik KTP, yang telah 18 tahun tidak ke gereja, yang merasakan kekosongan dalam jiwa saya, yang merasa tidak paham arti kekatolikan saya, jadi tertarik untuk mengetahui lebih dalam, menanggapi dengan masuk SEP tanpa tahu…