Iman Yang Kokoh

Hasil gambar untuk matthew 7:24

Renungan Kamis 7 Desember 2017

Bacaan: Yes. 26:1-6; Mzm. 118:1,8-9,19-21,25-27a; Mat. 7:21,24-2

IMAN YANG KOKOH

Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. (Mat 7:24)

Iman bukanlah soal menyebutkan nama Tuhan. Iman adalah soal mendengarkan sabda dan melakukannya. Mereka yang melakukannya adalah orang-orang bijaksana. Itulah ajaran yang disampaikan Yesus di dalam Injil Matius. Juga dikatakan oleh Yesus bahwa mereka yang membangun iman ibarat membangun rumah di atas batu dasar yang kuat yaitu di atas firman Yesus, yang akan bertahan menghadapi pencobaan.

Lalu bagaimanakah kita dapat membangun iman hidup berdasarkan Sabda Yesus?

Untuk melakukan atau menerapkan ajaran Yesus memang dibutuhkan tekad dan upaya keras. Seringkali dalam kehidupan nyata di dunia ini kita menghadapi banyak tantangan, pencobaan, kenikmatan dunia dan hal-hal lain yang bisa menggoncangkan iman kita. Sering pula kita juga ikut terombang-ambingkan bahkan ikut hanyut dalam godaan dunia ini sehingga lupa dengan Sabda Tuhan. Yesus bersabda bahwa apabila kita membangun rumah di atas pasir lalu turun hujan dan datang banjir serta angin melanda rumah itu maka akan robohlah rumah itu dan hebat kerusakannya. Demikianlah iman hidup kita, jika kita tidak mengandalkan Tuhan pastilah kita sering jatuh dalam dosa dan kesalahan. Sebaliknya ,apabila kita mengandalkan kekuatan Allah maka kita akan mendapatkan keselamatan. Itu janji Tuhan pastilah akan digenapi, karena saat ini mungkin kita belum merasakan keselamatan itu tapi kita harus yakin dan percaya perkataan Yesus. Selain itu yang diminta Yesus adalah bahwa hidup iman kita hendaknya dapat dilihat dari keselarasan antara kata dan perbuatan niscaya hidup iman kita menjadi kokoh.

Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas ajaran-Mu untuk bagaimana seharusnya kami dapat menghayati iman yang benar. Semoga kami mampu melaksanakan kehendak-Mu dengan  segenap hati. Oleh karena itu, tuntunlah dan kuatkanlah imanku yang masih lemah ini. Amin. (EH)