Engkau Diutus

Renungan Sabtu 9 Desember 2017

Bacaan: Yes. 30:19-21,23-26; Mzm. 147:1-2,3-4,5-6; Mat. 9:35 – 10:1,6-8

Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. Yesus mengutus mereka dan berpesan, “Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. (Mat 10:1, 6-8)

Ayat ini mengingatkan saat kantor menugaskan saya ke luar kota untuk rapat dan pemeriksaan lapangan. Sebelum berangkat, atasan saya sudah memberikan pengarahan tentang apa yang harus dilakukan, menitipkan berkas-berkas untuk rapat, menyediakan kendaraan atau tiket untuk berangkat ke lokasi. Saat di lokasi, saya dapat menghubungi beliau untuk berkoordinasi agar semuanya dapat berjalan baik dan menghindari pengambilan keputusan yang kurang tepat.

Saat itu saya merasa senang karena diberi kepercayaan tetapi sekaligus juga sedikit khawatir akan menghadapi masalah yang tak terpecahkan. Namun ternyata apa yang saya khawatirkan tidak terbukti karena dukungan dari atasan dan rekan kerja saya.

Demikian juga saat Tuhan mengutus kita. Dia sudah memilih kita secara khusus dan memperlengkapi dengan semua yang akan kita butuhkan. Saat mengalami masalah atau akan mengambil keputusan, kita dapat dan harus mengubungi Tuhan agar semua sesuai rencana-Nya.

Sudahkah hari ini kita taat melakukan tugas perutusan yang diberikan oleh Tuhan dan selalu berkomunikasi dengan-Nya? (ARFW)