Berbuat Kebaikan

Renungan Selasa 28 Juli 2015

Bacaan: Kel. 33:7-11; 34:5b-9,28; Mzm. 103:6-7,8-9,10-11,12-13; Mat. 13:36-43

Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. (Mat 13:40)

Setiap orang berhak menentukan sendiri pilihannya, apa yang mau diperbuat, berbuat baik atau berbuat jahat. Orang yang berbuat jahat diibaratkan Yesus sebagai lalang, yang pada waktu musim panen tiba yaitu akhir jaman, akan dikumpulkan dan dicampakkan ke dalam api neraka untuk dibakar dan dimusnahkan.

Dalam suatu pengajaran waktu sekolah dulu, guru agamaku pernah mengajarkan teori tentang perbuatan baik dan jahat dan hubungannya dengan adanya surga dan neraka. Hal ini sekaligus memberikan pengertian kepada orang-orang yang tidak percaya bahwa surga/neraka itu ada.

Kalau kita berbuat jahat dan surga/neraka itu tidak ada, maka tidak akan terjadi apa-apa.
Kalau kita berbuat jahat dan surga/neraka itu ada, maka celakalah kita karena saatnya akan tiba untuk kita dibuang masuk ke dalam neraka.
Kalau kita berbuat baik dan surga/neraka itu tidak ada, memang tidak akan terjadi apa-apa, namun apakah salahnya berbuat baik dan menyenangkan semua orang?
Kalau kita berbuat baik dan surga/neraka itu ada, betapa indahnya karena kehidupan kekal di surga menanti kita, kehidupan yang penuh sukacita.

Dari teori di atas, bukankah akan lebih baik kalau kita selalu berbuat kebaikan ?

Doa : Tuhan, bimbing aku untuk selalu bisa berbuat hanya yang baik dan yang sesuai dengan kebenaran FirmanMu. Amin.

God bless you.
Lidwina CE, ST.